Thursday, October 2, 2014

Mengenal Pertanian dengan Game Farm Story


 Sejak pertama kali mengenal android, game ini yang saya unduh. Setelah berganti-ganti smartphone, game ini juga yang masih saya unduh. Hahaha...

Game ini mengandung pesan moral yang tinggi lho...*cieee*

(1). Semangat menyelesaikan tantangan.
Farm Story ada tantangan mengumpulkan poin untuk peningkatan level, penambahan uang untuk membeli bibit tanaman dan perlengkapan, serta perluasan lahan. Semakin luas lahan, semakin banyak tanah bisa ditanami. Pastinya  menghasilkan profit, atau untuk keperluan dekorasi eksterior pertanian. Ada juga challenge yang muncul pada waktu tertentu, biasanya akan mendatangkan bonus besar atau dekorasi yang bagus.

(2). Semangat bersosial.
Farm story membutuhkan online internet. Di sini kita bisa melihat community (komunitas) sesama pemain dari berbagai belahan dunia, lalu bisa menambahkan mereka sebagai neighbour (tetangga) dengan cara bertukar kode identitas (ID code). Untuk nama pertanian, saya memilih nama Tani Indonesia. Pas ganti gadget saya namai dengan Tani Indonesia juga hahaha...

Eh, anak saya ikut-ikutan download, dan dia namai pertaniannya dengan Bogor Farm. Yess...i love Indonesia.


Nggak cuma di dunia nyata, dalam game ini bertentangga itu wajib. Untuk apa? Pastinya banyak untungnya, bertetangga untuk memperluas lahan, selain kecukupan jumlah uang atau berlian, juga disyaratkan memiliki sejumlah tetangga. Menambah tetangga juga berguna untuk menyelesaikan tantangan tertentu. Kita diwajibkan mempunyai sejumlah peralatan yang bisa diperoleh dengan mengirimkan permintaan kepada tetangga dan menunggu persetujuannya.

Permintaan ini hanya berlaku untuk satu kali per hari per orang. Jadi, semakin banyak tentangga kita, semakin banyak yang kita bsia mengirim permintaan dan semakin banyak peluang respon cepat yang kita dapatkan. Perlu diingat, tidak semua pemain online dan memberikan respon. Sebaliknya kita pun juga akan menerima permintaan kiriman barang.

Kita bisa saling mengunjungi pertanian teman sekedar untuk melihat dekorasi pertaniannya atau untuk menyiram tanamannya. Setiap kali berkunjung kita akan diberi bonus uang dan poin yang berguna untuk meningkatkan level. Dan setelah kita menyiram tanaman kita mendapatkan bintang yang berguna untuk meningkatkan popularitas baik dalam community maupun neighbours. Popularitas ini penting agar saat pemain dari manapun berkunjung ke community bisa melihat pertanian kita di deretan atas, sehingga lebih sering dikunjungi dan mendapatkan siraman air. Saat memanen tanaman, siraman ini bisa berubah menjadi poin.



(3). Mengenal pertanian.
Proses bertani dimulai dari membeli lahan, mencangkul lahan, menanam lalu menunggu dan panen. Kita bisa memilih jenis tanaman yang akan kita tanam dengan harga dan waktu panen berbeda-beda, serta nilai hasil panen yang berbeda pula. Semua itu cukup dilakukan dengan jari saja, hihgihihi.... Dari memilih-milih tanaman ini kita mengenal berbagai jenis tanaman, yaitu buah, sayuran, biji-bijian dan bunga. Juga bisa dibeli aneka jenis pohon. Kita bisa mengenal bentuk-bentuk tanaman yang semula hanya kita dengar namanya. Seperti jellybeam, barley, kiwi, marjoram dan lain-lain. Sayangnya belum ada sayuran jengkol, petai, oyong wkwkwkwk...



(4). Manajemen waktu.
Sebagai emak, main game boleh tapi nggak boleh lupa waktu. Nanti masakan gosong hehehe..
Dalam Farm story kemampuan manajemen kita diuji, diantaranya manajemen waktu. Bagaimana kita bisa mengejar target sesuai waktu yang ditetapkan atau target hangus dan hadiah melayang. Manajemen waktu juga penting dalam memilih jenis tanaman, apakah tanaman yang lama panen atau cepat panen. Pada saat kita aktif bermain, bisa memilih tanaman cepat panen. Namun tanaman tersebut juga akan cepat busuk apabila tempo tertentu tidak segera dipanen. Tanaman 1 jam akan busuk 1 jam setelah masak, tanaman 22 jam akan busuk 22 jam setelah masak. Jadi, saat kita tidur atau sibuk, disarankan menanam tanaman yang lama agar tanaman tidak membusuk dan tidak sia-sia uang untuk membeli bibit.
Dalam realita, manajemen waktu game ini dapat menghindarkan kita dari permainan terus menerus. Kita bisa saja hanya memainkannya sehari sekali dengan tempo bermain tidak lebih dari 30 menit untuk mengurus pertanian kita.
Main game bisa bermanfaat, asalkan tepat memilih dan bisa manajemen waktu.




1 comment:

  1. Temen saya addicted banget sama game ini, dia bilang mau panen eh ternyata malah di game, kirain beneran ckckckck

    ReplyDelete

Sharing yuk pengalaman anda :)