Saturday, November 29, 2014

Bohong Kalau Bilang Ogah Pake Blackberry

Jiahahaha, judulnya provokatif banget.

Begini, BBM alias Blackberry Mesenger memang sudah menjamur dan menyita perhatian banyak orang. Tepatnya mengalihkan perhatian. Para BBM-er jadi lupa sama sekitarnya. *Jleb*


grup kesayanganku

Sebagai korban pen-cuek-an gara-gara BBM ini, saya pun ngambek. Trus keluarlah janji-janji (palsu)  "Ogah ah pake Blackberry ntar jadi cuek" gitu kata saya pada suami tercinta. 

Sampai pada suatu ketika *lebay* tepatnya pada saat saya prajabatan PNS bulan Mei 2010, suami membelikan Blackberry Curve 9300. Saat itu harganya Rp. 3.200.000. Saya nggak mau beli yang second untuk nomor utama. Maka dengan terpaksa (tapi mau) saya memakai Blackberry dan resmi BBM -an.



Ternyata oh ternyata, nggak perlu waktu lama untuk menyesuaikan jari jemari. Dan tak perlu waktu lama untuk terhanyut dalam BBM group. Dan saya pun tidak lagi protes kalau suami cuek main BBM an. Lho?????

Pantes, sudah punya pegangan sendiri.
Jadi bagi anda yang bilang ogah pake Blackberry, mungkin ada kepanjangannya.
Ogah pake Blackberry karena belum nyoba. 

Atau, ogah pake Blackberry karena sekarang dari Android pun sudah bisa bikin grup chat via Whatsapp adan BBM. Halah, sama aja dong isinya, cuma beda gadgetnya.

Tapi masyarakat telah kadung "mengkambinghitamkan" Blackberry sebagai pembuat orang jadi cuek. Padahal bukan masalah Blackberry sebagai gadget, tapi tergantung pada aplikasi mesenger yang ada pada gadgetnya, dan itu bisa gadget apa saja.

Gak mau pake Blackberry? Serius? 
Yuk coba dulu dan rasakan sensasinya hahahaha...

(belum selesai)


 

No comments:

Post a Comment

Sharing yuk pengalaman anda :)