Wednesday, May 10, 2017

Tips Aman Bertransaksi di Internet Banking




Halo.
Aktivitas internet banking semakin banyak digunakan baik dari PC maupun smartphone. Internet banking ini berbeda dari sms banking, terutama dalam hal sistem pengamanan yang harus diperhatikan oleh nasabah. Kalau sms banking, nasabah perlu menjaga kerahasiaan PIN, jadi seusai transaksi diwajibkan menghapus PIN yang dikirimkannya melalui sms. Bagi pengguna internet banking, perlu pengamanan ganda dan kehati-hatian lebih.

Karena itu, ada baiknya sejenak untuk memperhatikan beberapa tips aman bertransaksi di internet banking. Tips ini saya dapatkan dari email bank dimana saya menjadi nasabahnya.

Malware atau program jahat yang beredar di Internet dapat mengancam kerahasiaan data pribadi dan menimbulkan risiko kerugian finansial. Cegah infeksi malware dengan cara:

  1. Rutin melakukan update anti virus pada komputer atau handphone Anda. 
  2. Hindari akses internet banking dari warnet/jaringan publik . 
  3. Hindari akses internet banking bukan dari perangkat pribadi Anda. 
  4. Hindari akses ke situs-situs dewasa/download content /lagu ilegal yang seringkali memiliki risiko tinggi menularkan virus/malware ke perangkat Anda. 
  5. Waspada apabila ada perubahan layar login, layar transaksi, flow/ proses transaksi, muncul layar pop-up yang tidak biasa, atau transaksi mendadak terputus. Hentikan transaksi , jangan masukkan kode m-Secure / e-Secure Anda, dan segera hubungi call center bank untuk memastikan Anda aman dari transaksi yang tidak dinginkan. 
Penting juga untuk kita ingat bahwa pelaku kejahatan cyber selalu berupaya dengan berbagai cara dengan menerka informasi penting yang dimiliki korbannya maupun dengan melakukan pendekatan kepada korbannya. Anda dapat memitigasi risiko terhadap kejahatan cyber dengan cara:
  1. Jangan pernah meninggalkan perangkat pribadi Anda dalam kondisi log on internet banking.
  2. Jangan menuliskan data-data rahasia internet banking (user-id, password, ataupun PIN m-Secure / e-Secure) di tempat yang bisa terlihat orang lain 
  3. Jangan pernah memberikan data-data rahasia internet banking Anda kepada orang lain termasuk kepada petugas bank sekalipun, baik pada saat bertemu muka ataupun via telepon. 
  4. Jangan percaya kepada orang yang menjanjikan sesuatu dan meminta Anda untuk menyampaikan data-data rahasia internet banking anda dengan alasan sebagai syarat untuk mewujudkan janji tersebut. 
  5. Perbarui password maupun PIN m-Secure / e-Secure Anda secara berkala. 
Mari bersama-sama kita cegah kejahatan cyber dengan menjalankan beberapa tips di atas dimulai dari diri kita sendiri.

2 comments:

  1. kalau di laptop sudah jarang pakai internet banking, lebih sering di smartphone, lebih aman ya karena pakai jaringan pribadi

    ReplyDelete

Sharing yuk pengalaman anda :)